(Studi Kegiatan Keagamaan di SMP dan SMA Terpadu Darur Roja’)
Ulil Albab

Peringatan hari besar Islam merupakan salah satu sarana penting dalam proses internalisasi nilai-nilai keagamaan di lingkungan pendidikan. Salah satu peristiwa monumental dalam sejarah Islam adalah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw, yang mengandung pesan spiritual, moral, dan edukatif yang sangat relevan dengan pembentukan karakter generasi muda. Pada Kamis, 15 Januari 2026 M bertepatan dengan 26 Rajab 1447 H, SMP dan SMA Terpadu Darur Roja’ menyelenggarakan kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj dengan mengusung tema “Upgrade Ketaatan dan Prestasi Gen Z melalui Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw”.
Isra’ Mi’raj merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad Saw yang menegaskan kewajiban shalat lima waktu sebagai pilar utama kehidupan seorang muslim. Dalam konteks pendidikan, shalat tidak hanya dimaknai sebagai ritual ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembentukan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran moral peserta didik. Oleh karena itu, peringatan Isra’ Mi’raj di lingkungan sekolah memiliki fungsi edukatif yang strategis, yakni menanamkan kesadaran bahwa ketaatan kepada Allah Swt menjadi fondasi utama dalam pengembangan kepribadian dan prestasi siswa.
Generasi Z sebagai subjek utama pendidikan saat ini memiliki karakteristik yang khas, yaitu cepat beradaptasi dengan teknologi, berpikir kritis, dan memiliki kreativitas tinggi. Namun, perkembangan teknologi digital yang pesat juga membawa tantangan serius, seperti distraksi berlebihan, degradasi moral, dan menurunnya kedalaman spiritual. Melalui kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj, sekolah berupaya memberikan ruang refleksi religius agar peserta didik mampu menyeimbangkan antara kecakapan intelektual, emosional, dan spiritual.
Pelaksanaan kegiatan di SMP dan SMA Terpadu Darur Roja’ mencakup pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyampaian tausiyah, serta berbagai penampilan kreatif siswa yang bernuansa Islami. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menumbuhkan pemahaman bahwa nilai-nilai keislaman tidak bersifat kaku, melainkan dapat disampaikan secara kontekstual dan relevan dengan dunia generasi muda. Dengan demikian, peringatan Isra’ Mi’raj tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga media transformasi nilai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk generasi pelajar yang memiliki integritas spiritual dan akademik secara seimbang. Ketaatan kepada Allah Swt diharapkan mampu menjadi sumber motivasi dan kekuatan dalam meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Peringatan Isra’ Mi’raj di SMP dan SMA Terpadu Darur Roja’ menjadi contoh nyata bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk Generasi Z yang berkarakter, berprestasi, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Beri Komentar